Kaca Rumah Dinas Wabup Deli Serdang Pecah Diduga Ditembak, Aroma Intimidasi Menguat
KitaMonitor – LUBUK PAKAM | Insiden mencurigakan terjadi di rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo. Kaca jendela yang berada di samping kamar pribadinya pecah secara misterius dan diduga akibat tembakan orang tidak dikenal (OTK). Peristiwa ini kini dalam penyelidikan intensif Polresta Deli Serdang.
Dugaan adanya tembakan mencuat setelah ditemukan pecahan kaca di bagian jendela yang posisinya sangat dekat dengan tempat tidur Wakil Bupati. Insiden tersebut diketahui saat Lom Lom kembali ke rumah dinas usai menghadiri pesta rakyat di Kecamatan STM Hulu, Minggu (15/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
“Praduga ditembak dari luar,” ujar Lom Lom saat mendampingi petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Senin malam.
Ia menjelaskan, saat memasuki kamar, dirinya menemukan pecahan kaca berserakan di lantai. Dua pecahan berukuran besar kemudian diamankan ke sudut ruangan. Ia juga sempat melakukan pencarian untuk memastikan adanya proyektil, namun hingga kini belum ditemukan.
“Masuk ke kamar saya menemukan pecahan kaca di lantai tidak jauh dari jendela. Saya mencari lagi ada tidak proyektil, sampai sejauh ini belum dapat,” ungkapnya.
Lom Lom menegaskan, posisi jendela yang pecah berada tepat di samping tempat tidurnya, sehingga kejadian tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan.
“Kebetulan jendela itu bersebelahan dengan tempat tidur saya,” katanya.
Menanggapi insiden tersebut, ia langsung menghubungi istrinya yang tengah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi serta pihak rumah tangga rumah dinas.
Lebih jauh, Lom Lom meragukan kemungkinan peluru nyasar sebagai penyebab. Ia menilai kondisi rumah dinas yang dikelilingi tembok setinggi sekitar 2,5 meter membuat dugaan tersebut lemah. Sebaliknya, ia mencurigai adanya unsur intimidasi terhadap pejabat publik.
“Kalau menurut saya ini peluru nyasar tidak mungkin. Tembok yang mengelilingi rumah dinas cukup tinggi. Kemungkinan besar ada motif intimidasi,” tegasnya.
Ia pun meminta aparat kepolisian mengusut tuntas insiden ini agar tidak menimbulkan keresahan dan preseden buruk terhadap keamanan pejabat negara.
“Perlu kita dalami dan kita cari agar perlakuan intimidasi ini jangan berlarut-larut,” ujarnya.
Sementara itu, tim Satreskrim Polresta Deli Serdang bersama INAFIS telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Hingga kini, polisi belum dapat memastikan penyebab pasti pecahnya kaca, apakah akibat tembakan, benda tumpul, atau faktor lain.
Penyelidikan masih terus berlangsung. Aparat memastikan akan mengungkap fakta di balik insiden ini, termasuk kemungkinan adanya unsur pidana maupun ancaman terhadap pejabat daerah.KMN-Nas

