Barak Narkoba di Binjai Digerebek, Terduga Pemilik Sudah Dikantongi BNNK
KitaMonitor – BINJAI |Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai bersama unsur TNI-Polri menggerebek sebuah barak yang diduga kuat menjadi lokasi aktivitas narkoba di Jalan Samanhudi, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara, Jumat (12/6/2026) petang.
Penggerebekan ini mengungkap sejumlah temuan penting meski tidak satu pun orang berada di lokasi saat petugas tiba. Sejumlah individu yang berada di sekitar kawasan sempat terlihat panik dan diduga melarikan diri sebelum petugas masuk ke area barak.
Petugas gabungan kemudian melakukan penyisiran intensif di titik-titik yang dicurigai. Dari hasil penggeledahan, ditemukan berbagai barang bukti yang menguatkan dugaan aktivitas ilegal di lokasi tersebut.
Di antaranya, dua unit mesin judi jackpot dalam kondisi rusak ditemukan di dalam ruangan semi permanen berbahan triplek. Selain itu, satu unit mesin judi tembak ikan juga ditemukan dalam kondisi rusak dan disembunyikan di balik pohon sawit.
Tak hanya itu, petugas juga mengamankan sejumlah plastik klip kecil berbagai ukuran, alat isap sabu (bong), serta sekop sabu yang terbuat dari pipet. Temuan ini memperkuat indikasi bahwa lokasi tersebut kerap digunakan untuk penyalahgunaan narkotika.
Lebih lanjut, di kawasan yang sama juga ditemukan arena sabung ayam, mengindikasikan adanya praktik perjudian lain yang berlangsung di lokasi tersebut.
Fakta lain yang mencurigakan, sebelum memasuki area barak terdapat pos penjagaan lengkap dengan portal, yang diduga digunakan untuk mengawasi keluar-masuk orang. Di sekitar lokasi, juga terlihat beberapa kendaraan mewah terparkir, salah satunya menggunakan stiker partai politik.
“Kami dari Tim Brantas BNNK Binjai melakukan penggerebekan barak narkoba di Jalan Samanhudi, Kecamatan Binjai Selatan,” ujar Kepala Tim Pemberantasan BNNK Binjai, Hasiholan M. Siboro.
Ia menegaskan, pihaknya telah mengantongi identitas pemilik barak tersebut. Saat ini, BNNK Binjai tengah melakukan penyelidikan lanjutan dan akan berkoordinasi dengan BNN Provinsi Sumatera Utara serta BNN RI.
“Identitas pemilik sudah kami kantongi. Selanjutnya akan dilakukan penyelidikan mendalam bersama BNN Provinsi dan BNN RI,” tegas Hasiholan.
Penggerebekan ini menjadi sinyal kuat bahwa aparat serius menindak jaringan narkotika dan praktik ilegal lainnya di wilayah Binjai, sekaligus peringatan bagi para pelaku bahwa ruang gerak mereka semakin sempit.KMN-Zai

