BADKO HMI Sumut Apresiasi Penguatan Keamanan dan Pembinaan di Rutan Medan
KitaMonitor – MEDAN | Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sumatera Utara mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan dalam memperkuat sistem keamanan serta meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.
BADKO HMI Sumut menilai kebijakan tersebut sebagai respons konkret terhadap persoalan struktural lembaga pemasyarakatan, khususnya terkait overkapasitas yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, tingkat hunian lapas dan rutan di wilayah ini dalam beberapa tahun terakhir kerap melebihi kapasitas ideal.
“Penguatan keamanan yang diiringi dengan optimalisasi program pembinaan menunjukkan adanya pendekatan yang lebih komprehensif dalam tata kelola pemasyarakatan,” ujar perwakilan BADKO HMI Sumut dalam keterangan tertulis, Jumat (17/4/2026).
Ia menjelaskan, langkah-langkah yang dilakukan pihak Rutan Medan meliputi peningkatan pengawasan internal melalui penambahan intensitas razia, optimalisasi petugas jaga, serta pemanfaatan sistem pemantauan berbasis teknologi. Kebijakan ini dinilai mampu menekan potensi gangguan keamanan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi proses pembinaan.
Di sisi lain, program pembinaan bagi warga binaan juga terus diperkuat. Sejumlah kegiatan seperti pelatihan keterampilan, pembinaan keagamaan, dan pendidikan nonformal dinilai memiliki kontribusi penting dalam mendukung proses reintegrasi sosial setelah masa pidana berakhir.
BADKO HMI Sumut menekankan bahwa pendekatan integratif antara keamanan dan pembinaan sejalan dengan paradigma pemasyarakatan modern yang tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga pemberdayaan individu warga binaan.
“Model ini relevan dengan prinsip koreksional progresif, di mana fungsi pemasyarakatan tidak berhenti pada penegakan disiplin, tetapi juga mendorong transformasi sosial warga binaan,” lanjutnya.
Sebagai bentuk penguatan ke depan, BADKO HMI Sumut mendorong adanya evaluasi berbasis indikator kinerja yang terukur, termasuk penurunan angka pelanggaran internal, peningkatan partisipasi dalam program pembinaan, serta keberhasilan reintegrasi sosial.
Apresiasi ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemasyarakatan yang lebih humanis, akuntabel, dan berorientasi pada pemulihan sosial.KMN-red

