Wali Kota Binjai Tak Berani Hadir Saat Aksi Demo EK LMND di Kantor Pemko
KitaMonitor – BINJAI | Di saat para pedagang berjuang mempertahankan hidupnya, kursi pemimpin Kota Binjai justru kosong, seolah olah persoalan ini bisa diselesaikan tanpa keberanian mengambil sikap.
Kekecewaan itu memuncak saat Ketua EK LMND Binjai, EW Gurky menggelar aksi Demo di depan Kantor Wali Kota Binjai, Kamis (16/4/2026). Massa datang dengan tuntutan keadilan bagi Pedagang Kaki Lima, (PKL) yang di gusur beberapa waktu lalu yang penertibannya dinilai tebang pilih.
Ketidakhadiran Wali Kota Binjai, Amir Hamzah dalam forum pembahasan penggusuran pedagang kaki lima, (PKL) di ruang rapat Pemko Binjai yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, tidak mendapatkan jawaban atau solusi konkret, serta tak ada kepastian.
Yang lebih ironi, menurut Ketua EK LMND, EW Gurky sejumlah lokasi yang diduga melanggar aturan seperti Mahkota Accessoris, Tuak Tabo, dan Neo Cafe tetap berdiri tanpa tindakan tegas dari Pemerintah Kota Binjai.
“Publik pun mulai bertanya, apakah hukum di Binjai memang dirancang untuk menekan yang lemah dan melindungi yang kuat. Kenapa aturan itu tidak di tegasakan ke – Tuak Tabo, dan Neo Cafe yang tetap berdiri tanpa ada tindakan dari Pemerintah Kota Binjai,” ujar Gurky.
Ketua EK LMND Binjai, Edward Gurky. Sekretaris, Dhani Lubis. Aldo Tarigan, dan Angga Tarigan selaku bendahara, serta Hidayat Tanjung sebelumnya telah menghadiri rapat bersama Kasatpol PP, Kapolsek Binjai Kota, Kadis PUTR, dan Kadis Perkim di forum ruang rapat hanya mendengar, “Tunggu dan Sabar”.
Menurutnya, Kasatpol PP yang menjadi ujung tombak penertiban, justru dinilai tidak menunjukkan keseriusan. Bahkan Kasat Pol PP, Arif Budiman Sihotang terlihat hanya cengengesan dalam forum resmi tersebut.
Sikap ini bukan hanya mencederai etika, tapi juga melukai rasa keadilan masyarakat yang sedang mencari kepastian.
Bagi EK LMND Binjai, ini bukan sekadar persoalan penggusuran, melainkan potret nyata ketimpangan. Sikap ini bukan hanya mencederai etika, tapi juga melukai rasa keadilan masyarakat yang sedang mencari kepastian hidup bagi masyarakat kecil.
Aksi gruduk yang tak menghasilkan solusi menjadi bukti bahwa perjuangan rakyat kecil masih harus menembus tembok tebal birokrasi di Pemerintahan Kota Binjai.
Ketua EK LMND Binjai, Ew Gurky menegaskan, Ia akan terus bergerak dan mengawal persoalan ini. Selama keadilan belum ditegakkan dan kebijakan di nilai masih tebang pilih, selama itu pula suara EK LMND akan terus menggema di jalanan, tegas Gurky. KMN-Andy

