398 Calhaj Langkat Siap Berangkat, Bupati Tekankan Stamina dan Titip Doa untuk Daerah
KitaMonitor – BINJAI | Sebanyak 398 Calon Jemaah Haji (Calhaj) asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dipastikan akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Para jemaah terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 2 dan kloter 4.
Kloter 2 menjadi rombongan terbesar dengan total 353 jemaah, terdiri dari sembilan Ketua Rombongan (Karom), 36 Ketua Regu (Karu), serta tambahan petugas dan jemaah lintas daerah, yakni satu jemaah asal Kabupaten Batubara, satu TPHI, satu TPIHI, dua PHD, dan dua TKHI. Sementara itu, kloter 4 berjumlah 45 jemaah yang akan bergabung dengan jemaah dari Kabupaten Batubara, Dairi, Kota Tebing Tinggi, dan Kabupaten Karo.
Data usia jemaah menunjukkan rentang yang cukup lebar. Adnan Suwandi (82) dari Kecamatan Sei Lepan tercatat sebagai jemaah tertua laki-laki, sedangkan Yuslinar Ilyas (84) dari Kecamatan Stabat menjadi jemaah tertua perempuan. Untuk jemaah termuda, Muhamad Aufa Ammar (22) dan Putri Amelia Ainun Habibie (21), keduanya berasal dari Kecamatan Babalan.
Sesuai jadwal, kloter 2 akan diberangkatkan pada Rabu, 22 April 2026 pukul 06.00 WIB dari Alun-alun T Amir Hamzah Stabat. Sedangkan kloter 4 dijadwalkan berangkat pada Jumat, 24 April 2026 pukul 12.00 WIB dari Serambi Jentera Malay, Rumah Dinas Bupati Langkat.
Bupati Langkat, Syah Afandin, menegaskan bahwa kesiapan fisik dan mental menjadi kunci utama dalam menjalankan ibadah haji yang memiliki rangkaian panjang dan menguras tenaga.
“Ibadah haji adalah ibadah fisik. Jaga stamina dan kesehatan. Rajinlah bertanya dan banyak membaca agar seluruh rukun dan syarat haji dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Syah Afandin, Kamis (16/4/2026).
Ia juga mengingatkan pentingnya kesabaran, keikhlasan, serta kebersamaan antarjemaah selama berada di Tanah Suci.
“Berdoalah sepuasnya di tempat-tempat mustajab. Niatkan semua karena Allah. Jangan lupa doakan Kabupaten Langkat agar dijauhkan dari segala bencana, serta doakan saya agar dapat menjadi pemimpin yang amanah dan membawa kemajuan bagi daerah yang kita cintai ini,” katanya.
Sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah, Syah Afandin turut menginstruksikan seluruh camat di Kabupaten Langkat untuk memastikan kondisi keluarga jemaah tetap terpantau selama ditinggal berhaji.
“Pastikan keluarga jemaah terpantau dan terjaga dengan baik, agar para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa beban pikiran,” tegasnya.KMN-Zai

