Nobar G30S/PKI di MMTC, Wabup Deli Serdang: Jangan Sampai Generasi Muda Lupa Sejarah
KitaMonitor – PERCUT SEI TUAN | Pesan tentang pentingnya menjaga persatuan dan memahami perjalanan sejarah bangsa menggema di halaman Masjid Nurul Hidayah, Pasar Raya MMTC, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (30/9/2026) malam.
Ratusan masyarakat bersama tokoh agama, pemuda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengikuti nonton bareng (nobar) film G30S/PKI yang digelar Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Nurul Hidayah bersama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, tidak menjadikan sejarah sekadar catatan masa lalu. Menurutnya, sejarah perlu dipahami sebagai bahan pembelajaran untuk memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai Pancasila dan menghadapi berbagai provokasi yang dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat.
“Menonton dan mengingat kembali sejarah ini penting agar kita tidak lupa. Kita berharap kegiatan ini memperkuat keteguhan, kepercayaan kepada Pancasila, nilai-nilai luhur bangsa, serta iman dan agama,” ujar Lom Lom.
Ia menilai kegiatan nobar tersebut juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan ulama, pengurus rumah ibadah, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi serta melakukan pembinaan dan penguatan kehidupan sosial masyarakat.
“Pemerintah pada prinsipnya hadir untuk melayani dan membantu masyarakat melalui regulasi maupun fasilitasi. Mudah-mudahan kerja sama ini menjadi awal dan dapat terus dikembangkan,” katanya.
Lom Lom juga menyampaikan apresiasi kepada BKM Nurul Hidayah dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas sehingga hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat semakin kuat.
Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Deli Serdang, Anwar Sadat Siregar, mengatakan kegiatan tersebut bermula dari komunikasi antara pimpinan daerah dengan pengurus BKM Nurul Hidayah.
Pemkab Deli Serdang kemudian memberikan dukungan berupa sejumlah fasilitas untuk menunjang pelaksanaan nobar, di antaranya karpet, televisi, baliho dan perangkat pendukung lainnya.
“Bangsa kita telah beberapa kali menghadapi ujian dan cobaan. Karena itu, sejarah harus menjadi pelajaran bagi kita semua,” ujar Anwar.
Sementara itu, Ketua BKM Masjid Nurul Hidayah, Ibrahim Sinambela, mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemkab Deli Serdang. Ia menyebut pelaksanaan nobar tahun ini berlangsung dengan skala yang lebih besar dibandingkan kegiatan sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini kami sangat bersyukur dan terharu karena Wakil Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dapat hadir dan mendukung kegiatan ini,” katanya.
Ibrahim berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda nonton bersama, tetapi dapat menjadi ruang refleksi untuk memahami perjalanan sejarah bangsa, terutama bagi generasi muda.
Ia juga berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat persatuan, kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta hubungan antarelemen masyarakat.
Kegiatan nobar turut dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Percut Sei Tuan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pengurus aliansi organisasi kemasyarakatan Islam, serta masyarakat dan jamaah Masjid Nurul Hidayah.
Dari halaman Masjid Nurul Hidayah, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk kembali mengingat perjalanan sejarah bangsa sekaligus menanamkan pesan bahwa persatuan dan nilai-nilai kebangsaan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.KMN-Nasution

