Jalan Rusak 20 Tahun Diblokade Warga Selesai, Pemkab Langkat Janji Perbaikan Tahun Ini
KitaMonitor – LANGKAT | Ratusan warga Desa Kwala Air Hitam, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, melakukan aksi blokade jalan sebagai bentuk protes terhadap kondisi infrastruktur yang rusak parah selama puluhan tahun, Selasa (19/05/2026).
Aksi yang mengatasnamakan Aliansi Masjid/Musala itu memblokir total akses jalan sepanjang kurang lebih 2 kilometer yang menjadi penghubung antar desa hingga ke Kecamatan Binjai. Akibatnya, kendaraan roda empat hingga truk tidak dapat melintas.
Koordinator aksi, Didik Gunawan, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat setelah bertahun-tahun menunggu perbaikan tanpa realisasi.
“Kami menuntut keadilan. Jalan ini sudah sekitar 20 tahun rusak tanpa perbaikan. Ini akses utama masyarakat antar desa dan ke Kecamatan Binjai,” tegasnya.
Ia menyebutkan, sekitar 200 warga turun langsung dalam aksi tersebut. Jalan rusak tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi, tetapi juga berdampak serius pada keselamatan warga.
“Sudah lebih dari tiga korban jiwa akibat kondisi jalan ini. Anak-anak sekolah juga terdampak setiap hari. Saat hujan becek dan berlubang, saat panas berdebu dan mengganggu kesehatan,” ujarnya.
Warga juga menyoroti tingginya aktivitas truk bermuatan berat dari perusahaan yang diduga mempercepat kerusakan jalan. Meski telah dibahas dalam forum musrenbang, tuntutan masyarakat dinilai belum mendapat solusi konkret.
Menanggapi aksi tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUTR Langkat, Wahyudiharto, memastikan bahwa perbaikan jalan akan dilakukan pada tahun 2026.
“Perbaikan direncanakan tahun ini, kemungkinan sekitar September atau Oktober,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendanaan akan diusulkan melalui skema Transfer ke Daerah (TKD), meskipun penggunaannya tetap menunggu evaluasi dari pemerintah provinsi.
Janji tersebut diharapkan mampu meredam kekecewaan warga yang selama ini merasa terabaikan, sekaligus menjadi solusi atas persoalan infrastruktur yang telah berlangsung selama dua dekade.KMN-Zai

