Puluhan Tiang Listrik Ambruk di Gresik, Truk Proyek Rusak dan Warga Terluka, GM PLN Jatim Bungkam
KitaMonitor – GRESIK | Sepuluh tiang listrik roboh beruntun di ruas jalan raya dari arah Jembatan Manyar menuju kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 10.45 WIB.
Insiden tersebut bukan hanya membuat arus lalu lintas tersendat. Sejumlah kendaraan proyek dilaporkan tertimpa tiang listrik, sementara seorang sopir mengalami luka setelah terkena hempasan kabel.
Peristiwa itu juga memunculkan pertanyaan mengenai kondisi infrastruktur jaringan listrik di lokasi serta aspek keselamatan di sekitar kawasan proyek.
Kapolsek Manyar Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi, kata dia, langsung melakukan evakuasi sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.
Menurutnya, peristiwa bermula ketika warga dan pekerja mendengar suara dentuman keras dari sekitar lokasi penggalian. Setelah diperiksa, suara tersebut ternyata berasal dari sejumlah tiang listrik yang roboh dan mengenai kendaraan yang sedang berada di sekitar lokasi.
“Ada 10 tiang listrik yang roboh ke jalan dan mengenai tiga unit kendaraan roda empat dan satu unit roda 10 yang sedang parkir,” tutur Gifari.
Akibat kejadian tersebut, seorang sopir bernama Gatot Subronto dilaporkan mengalami luka. Sopir asal Sidoarjo itu disebut sedang membersihkan molen yang baru selesai menurunkan semen ketika kabel listrik menghantamnya.
“Korban tersebut mengalami luka, dan dievakuasi ke RS Fatma Medika untuk mendapat penanganan medis,” ucapnya.
Runtuhnya 10 tiang listrik sekaligus juga membuat sebagian badan jalan tertutup. Kondisi tersebut sempat menyebabkan kemacetan di ruas jalan menuju kawasan JIIPE.
Petugas kepolisian bersama pihak terkait kemudian melakukan evakuasi tiang-tiang yang roboh serta mengatur arus lalu lintas agar kemacetan tidak semakin parah.
“Untuk pengembangan nanti kami sampaikan kembali, mohon waktu,” tandas Gifari.
Di tengah insiden yang menimbulkan kerugian material dan korban luka tersebut, perhatian kemudian mengarah kepada PT PLN (Persero) UID Jawa Timur.
General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho dikonfirmasi mengenai insiden tersebut, termasuk kondisi jaringan listrik dan langkah penanganan pascakejadian.
Namun, hingga berita ini ditulis, Eric belum memberikan tanggapan atas pertanyaan yang disampaikan melalui pesan WhatsApp. Pesan tersebut diketahui telah terbaca, ditandai dengan munculnya dua centang biru.
Sikap bungkam tersebut menjadi sorotan mengingat insiden robohnya 10 tiang listrik berdampak langsung terhadap keselamatan pengguna jalan, kendaraan proyek serta kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.
Selain itu, posisi Manager PLN UP3 Gresik disebut masih belum terisi setelah pejabat sebelumnya, Suhandopo, berpindah tugas dan mendapat promosi sebagai Senior Manajer di Kalimantan.
Kondisi tersebut menambah pertanyaan publik mengenai siapa yang bertanggung jawab memberikan penjelasan secara resmi terkait kondisi jaringan listrik di lokasi kejadian dan langkah PLN untuk memastikan insiden serupa tidak kembali terjadi.KMN-Agus

