Gabungan BNNK–Polres–Subden POM Gerebek Sarang Narkoba dan Judi di Mencirim, Puluhan Pengguna Kabur
KitaMonitor – BINJAI | Operasi gabungan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai bersama Satres Narkoba Polres Binjai dan Subden POM Binjai menggerebek sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi sarang narkoba sekaligus praktik perjudian di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Jumat (22/5/2026) petang.
Penggerebekan itu sontak menghebohkan puluhan orang di dalam barak yang tengah asyik mengonsumsi sabu serta bermain judi jenis jackpot dan tembak ikan. Mendapat informasi kedatangan petugas, para pengguna langsung panik dan berhamburan melarikan diri.
Puluhan sepeda motor yang diduga milik para pengguna ditinggalkan begitu saja di lokasi yang disebut-sebut milik seorang pria berinisial UG.
Ironisnya, lokasi barak berada tepat di pinggir jalan dan kerap dilintasi masyarakat setiap hari. Meski demikian, aktivitas ilegal di dalamnya selama ini luput dari penindakan. Dari luar, lokasi tampak seperti warung biasa karena pintu masuknya disamarkan.
Kepala BNNK Binjai, Ucok Ferry, menjelaskan bahwa penggerebekan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang disampaikan hingga ke BNN pusat.
“Informasi masyarakat langsung diteruskan dari pusat ke provinsi hingga ke BNNK. Ini juga bagian dari pelaksanaan program Asta Cita Presiden dalam pemberantasan narkoba,” ujarnya.
Operasi dilakukan bersama unsur kepolisian dan militer sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam menindak kawasan rawan narkoba.
Saat petugas memasuki lokasi, tembakan peringatan dilepaskan ke udara guna mencegah para pengguna melarikan diri. Namun, upaya tersebut tidak efektif. Para pengguna tetap kabur, bahkan melarikan diri ke areal perladangan warga.
Petugas sempat melakukan pengejaran, namun kondisi lokasi yang terbuka membuat sebagian besar pelaku berhasil lolos. Dari penggerebekan tersebut, hanya tiga orang yang berhasil diamankan.
Dua di antaranya pria yang diduga sedang mengonsumsi sabu sambil bermain judi. Sementara seorang wanita diamankan dari loket gadai dan diduga memiliki peran penting dalam operasional lokasi, serta berkaitan dengan pemilik barak.
Di dalam barak, petugas menemukan bahwa tempat tersebut tidak hanya menjadi lokasi penggunaan, tetapi juga transaksi narkoba. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya ratusan plastik klip kosong, alat hisap, serta timbangan.
Selain itu, petugas juga mengamankan uang tunai jutaan rupiah yang diduga hasil penjualan sabu, belasan mesin judi jackpot, serta satu unit mesin tembak ikan.
“Tiga orang yang diamankan beserta seluruh barang bukti sudah dibawa ke kantor BNNK Binjai untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ucok.
Puluhan sepeda motor yang ditinggalkan di lokasi turut diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Terpisah, Kasat Narkoba Polres Binjai, AKP Ismail Pane, menegaskan pihaknya akan terus memburu pelaku yang membangun dan mengoperasikan barak narkoba di wilayah hukum Polres Binjai.
“Kami akan terus memburu dan memberantas para pelaku pembuat barak narkoba guna menekan angka penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Polres Binjai berkomitmen mensterilkan wilayahnya dari peredaran narkoba serta menekan angka kriminalitas yang ditimbulkan.
“Polres Binjai bertekad membersihkan kota ini dari bahaya narkoba dan dampak kejahatan yang ditimbulkannya,” pungkasnya.KMN-Zai

