Peduli Korban Pohon Tumbang, Kader Terbaik PSI Binjai Sambangi Wardiono di RSUP H Adam Malik
KitaMonitor – BINJAI | Kepedulian terhadap warga yang tengah tertimpa musibah ditunjukkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Binjai. Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilly Suganta Sembiring, menyambangi Wardiono (40), pedagang bakso yang menjadi korban pohon tumbang di kawasan Lapangan Merdeka Binjai.
Wardiono yang mengalami luka serius dalam insiden tersebut kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan. Dilly datang membesuk korban pada Selasa (4/8/2026), mewakili Ketua DPD PSI Kota Binjai, Hasanul Jihadi.
Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi bentuk perhatian, tetapi juga membawa dukungan moril dan bantuan materi bagi Wardiono yang sedang menjalani proses pemulihan.
Dilly didampingi sejumlah pengurus DPD PSI Kota Binjai saat menemui korban. Kehadiran mereka menjadi bentuk solidaritas terhadap Wardiono yang harus menjalani perawatan setelah tertimpa pohon ketika sedang mencari nafkah dengan berjualan bakso.
“Kami datang untuk membesuk Bapak Wardiono sekaligus melihat langsung kondisi kesehatannya setelah menjadi korban pohon tumbang saat berjualan bakso di kawasan Lapangan Merdeka Binjai,” kata Dilly.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban Wardiono dan keluarganya selama menjalani perawatan.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban dan membantu proses pemulihannya,” ujar Dilly.
Dilly mengaku prihatin atas musibah yang dialami Wardiono. Menurutnya, perhatian terhadap warga yang sedang mengalami kesulitan merupakan bagian dari kepedulian sosial yang harus terus dibangun di tengah masyarakat.
Ia juga mendoakan agar Wardiono segera diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali beraktivitas dan mencari nafkah seperti sediakala.
Sebelum melakukan kunjungan, Dilly terlebih dahulu menemui Ketua DPD PSI Kota Binjai, Hasanul Jihadi, untuk meminta doa dan restu. Langkah tersebut mendapat dukungan penuh dari Hasanul.
Hasanul mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan kadernya terhadap korban musibah.
“Saya bangga memiliki kader yang peduli terhadap sesama. Inilah bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang membutuhkan uluran tangan,” kata Hasanul.
Menurutnya, kepedulian sosial tidak cukup hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata. Ia pun berharap kepedulian terhadap Wardiono dapat menjadi penyemangat bagi korban dalam menjalani masa pemulihan.
Aksi sosial tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran partai di tengah masyarakat tidak hanya berbicara mengenai politik, tetapi juga menyentuh persoalan kemanusiaan dan kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.KMN-Andy

