Kepsek SMAN 5 Binjai Turun Tangan: Dampingi Korban Begal, dan Galang Bantuan
KitaMonitor – BINJAI | Kepedulian terhadap korban begal sadis di Kota Binjai terus mengalir. Kali ini datang dari Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Binjai, Rumpia Ginting, S.Pd, dan Guru guru turun langsung menjenguk sekaligus mendampingi siswanya, Yudha, di RSUD Dr. RM. Djoelham, Senin (11/05/2026).
Tak sekadar kunjungan formal, pihak wali kelas Yudha ibu Enda Sari S.Pd dan. Bapak Douri S.Pd ikut mendampingi keluarga korban membuat laporan resmi ke Polres Binjai atas kasus pencurian dengan kekerasan yang dialami Yudha.
“Yudha ini anak yang baik dan rajin. Kami pastikan hak pendidikannya tetap terlindungi. Soal ujian, kami tunggu sampai dia benar-benar pulih,” tegas Rumpia di sela kunjungan.
Langkah konkret juga disiapkan pihak sekolah. Melalui OSIS, SMAN 5 Binjai langsung memberi bantuan sosial untuk meringankan beban keluarga korban, yang kini kehilangan sepeda motor Honda Vario dan telepon genggam—aset penting penunjang aktivitas harian mereka.
Ironisnya, sepeda motor tersebut merupakan satu-satunya alat transportasi yang digunakan Yudha untuk mengantar ayahnya bekerja ke pabrik sebelum berangkat sekolah.
Rumpia mengungkapkan, keberanian Yudha melawan pelaku diduga dipengaruhi latar belakangnya sebagai siswa aktif kegiatan Eskul karate di sekolah.
“Mungkin karena dia anak karate, jadi punya keberanian. Dia sempat melawan demi mempertahankan motornya,” ujarnya.
Peristiwa pembegalan itu terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Sawo 3, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, tepatnya di kawasan dekat pemakaman menuju Titi Baru Berngam.
Modus pelaku terbilang brutal. Yudha dijatuhkan dengan cara ditabrak dari belakang di tengah kondisi jalan yang mulai ramai. Saat korban berusaha mempertahankan kendaraannya, pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis parang.
“Saya sempat mempertahankan kereta, tapi salah satu pelaku langsung mengeluarkan parang,” ungkap Yudha lemah dari ranjang perawatan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka serius dan harus menjalani perawatan intensif, sementara sepeda motor dan barang berharganya raib digondol pelaku.
Kini, pihak sekolah bersama keluarga mendesak Polres Binjai untuk segera mengungkap dan menangkap pelaku begal yang telah merampas satu-satunya kendaraan penopang ekonomi keluarga korban.KMN-Zai

