Kejar-kejaran di Binjai Barat, Pria Pembawa 202 Gram Sabu Diringkus Polisi
KitaMonitor – BINJAI | Aksi kejar-kejaran antara polisi dan terduga pelaku narkotika mewarnai pengungkapan kasus peredaran sabu di wilayah Kota Binjai. Seorang pria berinisial AH (41), warga Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, akhirnya berhasil dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai. Senin(11/5/2026).
Penangkapan ini merupakan tindak lanjut cepat atas informasi masyarakat yang diterima pihak kepolisian. Kasat Narkoba Polres Binjai, AKP Ismail Pane, S.H., M.H., langsung memerintahkan KBO IPTU Eddy Supratman, S.H., untuk melakukan penyelidikan.
Saat proses penyelidikan berlangsung, petugas mencurigai seorang pria yang mengendarai sepeda motor tanpa nomor polisi. Ketika hendak dihentikan, terduga pelaku justru melarikan diri dengan memacu kendaraannya, memicu aksi kejar-kejaran di jalanan.
“Berkat kesigapan petugas, terduga berhasil diamankan di kawasan Sirsak, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat, pada Kamis (07/05/2026) sekitar pukul 20.30 WIB,” ujar AKP Ismail Pane.
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa tiga paket narkotika jenis sabu dengan total berat brutto 202,26 gram. Rinciannya, dua paket seberat 201,74 gram dan satu paket kecil seberat 0,52 gram. Selain itu, turut diamankan satu unit ponsel Android merek Samsung warna hitam serta satu unit sepeda motor Honda Beat tanpa nomor polisi.
Atas perbuatannya, AH dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, junto Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup.
Kapolres Binjai, AKBP Mirzal, menegaskan komitmen jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Binjai. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor melalui call center 110. Sinergi ini penting untuk menciptakan rasa aman dan menekan peredaran narkoba,” tegasnya.
Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius, sekaligus menunjukkan respons cepat aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Binjai.KMN-Zai

