TRAGIS! Hendak Beli Pulsa, Ibu Dua Anak Tewas Dilindas Fortuner, Diduga Oknum Poldasu
KitaMonitor – BINJAI | Tangis duka menyelimuti keluarga Winda Putri Pratiwi (26), warga Jalan SM Raja, Gang Restu, Kelurahan Sumber Mulyorejo, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.
Winda tewas dalam kecelakaan lalu lintas maut yang terjadi di Jalan SM Raja, Kelurahan Sumber Mulyorejo, Senin (21/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Ironisnya, korban disebut tengah berjalan kaki hendak membeli pulsa dan batagor ketika nyawanya berakhir tragis setelah diduga tersenggol hingga terjatuh dan kemudian terlindas mobil Toyota Fortuner.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, Toyota Fortuner dengan pelat nomor BL yang diketahui merupakan kendaraan asal Aceh itu melaju dari arah Simpang Pekan Kilometer 19 menuju Jalan SM Raja.
Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga menyenggol Winda yang sedang berjalan kaki. Korban kemudian terjatuh dan diduga terlindas oleh kendaraan tersebut.
Warga yang mengetahui kejadian langsung berdatangan memberikan pertolongan. Dalam kondisi kritis, korban kemudian dievakuasi menggunakan becak motor (betor) menuju OG Hospital.
Namun, upaya pertolongan medis tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban.
“Sudah jatuh, dilindas lagi korbannya, Bang. Kami tolong naik becak, dibawa ke rumah sakit. Sudah tidak tertolong, katanya meninggal dunia di tempat,” ujar seorang warga di lokasi.
Kepergian Winda sontak meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Korban diketahui meninggalkan dua orang anak yang masih kecil, salah satunya bahkan masih bayi.
Pengemudi Disebut Anggota Polri
Kanit Laka Polres Binjai, Ipda Miko, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
“Iya, benar,” kata Miko singkat.
Sementara itu, informasi yang beredar di tengah masyarakat menyebutkan pengemudi Toyota Fortuner tersebut berinisial HEN. Pengemudi disebut-sebut merupakan anggota Polri yang bertugas di Polda Sumatera Utara.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas lengkap maupun status pengemudi tersebut.
Warga sekitar menyebut korban dan pengemudi diduga masih berada dalam satu lingkungan tempat tinggal.
“Satu kampung yang menabrak dengan korban. Kami kenal,” ujar seorang warga.
Kecelakaan maut tersebut juga memunculkan pertanyaan warga terkait kecepatan kendaraan saat kejadian. Warga menduga Fortuner melaju cukup kencang, sementara kondisi Jalan SM Raja di sekitar lokasi relatif sempit.
Selain itu, beredar pula dugaan mengenai kondisi pengemudi saat mengendarai kendaraan. Kendati demikian, informasi tersebut belum terverifikasi dan belum ada keterangan resmi dari kepolisian yang membenarkan pengemudi dalam kondisi mabuk ataupun berada di bawah pengaruh narkotika.
Polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi kecelakaan, termasuk memastikan faktor penyebab serta kondisi pengemudi saat peristiwa maut tersebut terjadi.KMN-Andy

