Jalur Langkat-Karo Longsor, Bobby Nasution Turun Langsung: Dinas Bina Marga Segera Dikerahkan
KitaMonitor – BINJAI | Jalur alternatif penghubung Kabupaten Langkat dengan Kabupaten Karo di Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, mengalami longsor. Kondisi ini langsung mendapat perhatian Gubernur Sumatera Utara M. Bobby A. Nasution yang turun meninjau lokasi, Jumat (11/9/2026) sore.
Bobby Nasution datang bersama Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., dan Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti. Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 15.50 WIB untuk melihat langsung kondisi badan jalan sekaligus mendengar keluhan masyarakat yang terdampak terganggunya akses tersebut.
Jalan yang menjadi salah satu akses alternatif Langkat menuju Kabupaten Karo itu dinilai membutuhkan penanganan segera. Longsor membuat kondisi jalur menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang selama ini memanfaatkan akses tersebut untuk mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat, pejabat utama Polres Binjai, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat Desa Telagah.
Bobby kemudian meninjau titik jalan yang mengalami longsor. Tak hanya melihat kondisi fisik jalan, Gubernur Sumut juga menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat untuk mendengarkan langsung kondisi di lapangan serta harapan warga agar akses tersebut segera kembali aman dan dapat digunakan.
Di hadapan masyarakat, Bobby menyampaikan keprihatinannya atas kondisi jalur tersebut. Ia menegaskan Pemprov Sumut tidak akan membiarkan persoalan akses masyarakat berlarut-larut dan akan segera mengambil langkah penanganan.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tentu prihatin melihat kondisi jalan ini. Kita akan segera menurunkan Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara untuk melihat dan melakukan penanganan terhadap jalan yang mengalami longsor ini,” ujar Bobby Nasution.
Menurutnya, penanganan akses jalan menjadi penting mengingat jalur tersebut memiliki fungsi sebagai penghubung alternatif antara Langkat dan Karo. Pemerintah akan melihat kondisi teknis di lapangan agar langkah perbaikan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.
“Yang paling penting, akses masyarakat harus mendapat perhatian. Kita akan tindak lanjuti kondisi ini melalui dinas terkait, sehingga penanganannya bisa segera dilakukan dan masyarakat tidak terlalu lama terganggu aktivitasnya,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda turut memastikan dukungan kepolisian terhadap pemerintah dalam penanganan persoalan di lapangan. Kehadiran jajaran Polres Binjai juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan kelancaran selama proses peninjauan berlangsung.
Turut hadir Kadis PUPR Kabupaten Langkat Arie Ramadani, Kadis Kominfo Wahyu Hidayat, Kasat Pol PP Dameka Singarimbun, Kalaksa BPBD M. Ansari, Camat Sei Bingai Thomas Sitepu, S.E., Kapolsek Sei Bingai IPTU Welman Harico Sitompul, S.H., M.H., Kepala Desa Telagah Kolen Ginting beserta perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Peninjauan ini menjadi sinyal bahwa kondisi jalur Langkat-Karo tersebut mendapat perhatian serius. Masyarakat kini menunggu tindak lanjut pemerintah agar akses alternatif yang terdampak longsor dapat segera ditangani dan kembali memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.KMN-Zai

