Video Cekcok Pria dan Terapis SPA di Binjai Mall Viral, DPMPTSP dan Dispar Binjai Turun Tangan
KitaMonitor – BINJAI | Sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara seorang pria dan terapis perempuan di salah satu tempat Sanus Per Aquam (SPA) yang berada di kawasan Binjai Mall, Kota Binjai, Sumatera Utara, viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria bertubuh kurus mengenakan tas selempang terlibat adu mulut dengan seorang terapis perempuan. Narasi yang beredar menyebut pria tersebut diduga belum menyelesaikan pembayaran setelah mendapatkan layanan di tempat tersebut.
“Ini kek mana pembayarannya,” ujar terapis perempuan dalam video yang beredar dan dilihat wartawan, Kamis (20/8/2026).
Situasi kemudian memanas setelah seorang perempuan yang diduga merekam video tersebut ikut menyinggung pria itu. Dari percakapan yang terdengar, perempuan tersebut diduga mengenal pria yang terlibat cekcok dan meminta agar persoalan pembayaran diselesaikan.
“Bayar, minta aja enggak apa-apa,” ujar perempuan tersebut.
Cekcok semakin memanas hingga terapis meminta pria itu tidak membuat keributan di lokasi. Terapis juga meminta adanya jaminan sebelum persoalan tersebut diselesaikan.
“Bang, di sini enggak boleh ribut. Abang pulang, selesaikan sama istri. Tapi di sini harus ada jaminan,” teriak terapis dalam video tersebut.
Video itu kemudian menuai beragam komentar warganet. Selain menyoroti pertengkaran yang terjadi, sejumlah netizen mempertanyakan keberadaan usaha SPA tersebut, termasuk aspek perizinan dan pengawasan kegiatan usahanya.
Menanggapi viralnya video tersebut, wartawan mencoba mengonfirmasi pihak terkait mengenai perizinan serta pengawasan terhadap usaha SPA dimaksud.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Binjai, Bona Manuel, mengatakan pengawasan terhadap usaha pariwisata dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bona menyebut, berdasarkan Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025 Pasal 7 Ayat (5), pengawasan terhadap usaha pariwisata dengan tingkat risiko menengah rendah dilakukan oleh dinas pariwisata.
“Tim dari Dinas Pariwisata sedang melakukan pengawasan ke lokasi terkait,” kata Bona.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Binjai, Zulfan, mengungkapkan pihaknya tengah melakukan verifikasi terhadap pengusaha SPA yang menjadi sorotan setelah video cekcok tersebut viral.
“Izin sekarang kami sedang melakukan verifikasi kepada pengusahanya,” ujar Zulfan.
Langkah verifikasi tersebut menjadi perhatian publik untuk memastikan kegiatan usaha yang berada di kawasan pusat perbelanjaan tersebut berjalan sesuai ketentuan perizinan dan aturan usaha pariwisata yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, video cekcok antara pria dan terapis tersebut masih menjadi perbincangan di media sosial. Sementara pihak terkait masih melakukan verifikasi terhadap usaha SPA yang disebut dalam video viral tersebut.KMN-Zai

