Staf Khusus Menteri IMIPAS Sidak Lapas Binjai, Soroti Penguatan SDM dan Akselerasi Transformasi Pemasyarakatan
KitaMonitor – BINJAI | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai menjadi perhatian Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Staf Khusus Menteri Bidang Penguatan SDM dan Transformasi Organisasi, Dr. Y. Ambeg Paramarta, S.H., M.Si., turun langsung meninjau berbagai fasilitas dan sistem pelayanan di Lapas Binjai, Kamis (30/7/2026), sebagai bagian dari percepatan reformasi birokrasi dan penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.
Kunjungan strategis tersebut turut didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sumatera Utara. Kehadiran rombongan disambut langsung Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Mochammad Mukaffi, beserta seluruh jajaran.
Dalam peninjauan, rombongan mengecek secara menyeluruh layanan publik, blok hunian warga binaan, dapur sehat, hingga berbagai program pembinaan kemandirian yang menjadi indikator keberhasilan proses pemasyarakatan. Kunjungan ini sekaligus menjadi evaluasi terhadap implementasi pelayanan serta inovasi yang telah diterapkan Lapas Binjai.
Staf Khusus Menteri menekankan pentingnya penguatan kompetensi aparatur, perubahan budaya kerja, serta transformasi organisasi agar pemasyarakatan mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin profesional, transparan, dan berintegritas.
Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Mochammad Mukaffi, menilai kunjungan tersebut menjadi dorongan besar bagi seluruh petugas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kehadiran Bapak Staf Khusus Menteri menjadi energi positif bagi kami untuk terus memperkuat kualitas SDM, membangun budaya kerja yang profesional, serta menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas. Arahan yang diberikan akan menjadi pedoman bagi kami dalam mewujudkan transformasi organisasi yang berdampak nyata,” ujar Mukaffi.
Menurutnya, transformasi organisasi tidak hanya sebatas perubahan sistem kerja, tetapi juga membangun budaya pelayanan yang mengedepankan akuntabilitas, integritas, dan pendekatan humanis kepada masyarakat maupun warga binaan.
Kunjungan kerja ini menjadi bukti keseriusan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memastikan seluruh Unit Pelaksana Teknis terus bergerak menuju tata kelola yang modern, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Dengan semangat PRIMA IMIPAS, Lapas Kelas IIA Binjai menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan di berbagai sektor, meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, transparan, dan humanis sebagai wujud nyata reformasi pemasyarakatan di Indonesia.KMN-Zai

