BNNK Binjai Sikat Kafe Diduga Rawan Narkoba, Enam Pengunjung Positif Saat Razia
KitaMonitor – BINJAI | Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan narkotika. Dalam Operasi Saber Bersinar 2026, tim gabungan menggelar razia di dua lokasi hiburan, yakni Cafe TABO (Tuak Aren Binjai Original) dan Rumah Kelapa di Jalan Gunung Sibayak, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, Minggu (5/7/2026) dini hari.
Operasi yang dipimpin langsung Kepala BNNK Binjai, Ucok Ferry, M.H., itu turut melibatkan personel BNNK Binjai bersama prajurit Yon Arhanud 11/Wira Bhuana Yudha yang dipimpin Danyon Arhanud 11/WBY Letkol Arh Ronald Ginomgom Simatupang, S.E.
Kedatangan petugas membuat suasana di lokasi berubah tegang. Sejumlah pengunjung tampak panik, bahkan beberapa di antaranya nekat menerobos blokade petugas menggunakan sepeda motor untuk menghindari pemeriksaan.
Dalam razia tersebut, petugas melakukan tes urine terhadap 27 pengunjung, terdiri dari 23 laki-laki dan empat perempuan.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan enam orang positif narkotika, terdiri dari lima laki-laki dan satu perempuan. Dari jumlah itu, dua orang terindikasi menggunakan sabu dan empat lainnya positif pil ekstasi,” ujar Kepala BNNK Binjai, Ucok Ferry.
Keenam pengunjung yang hasil tes urinenya positif langsung diamankan ke Kantor BNNK Binjai untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh Tim Pemberantasan dan Tim Rehabilitasi.
Berdasarkan hasil asesmen awal, seluruhnya dikategorikan sebagai pengguna berat sehingga akan menjalani program rehabilitasi.
“Hasil asesmen dari tim rehabilitasi menyatakan keenam orang tersebut merupakan pengguna berat. Karena itu, mereka akan menjalani rehabilitasi sesuai mekanisme yang berlaku agar dapat pulih dari ketergantungan narkotika,” jelas Ucok.
Menurutnya, razia tersebut merupakan implementasi Operasi Saber Bersinar 2026 yang dilaksanakan berdasarkan instruksi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia dalam rangka mempersempit ruang gerak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Ucok menegaskan bahwa operasi serupa akan terus digelar secara berkelanjutan dengan menyasar tempat hiburan malam maupun lokasi yang diduga rawan penyalahgunaan narkotika berdasarkan hasil pemetaan, laporan masyarakat, dan informasi yang berkembang.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi penyalahgunaan narkotika di Kota Binjai. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti melalui langkah-langkah penindakan maupun pencegahan. Operasi seperti ini akan terus kami lakukan sebagai bentuk komitmen menciptakan Kota Binjai yang bersih dari narkoba,” tegasnya.
BNNK Binjai juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika, sebagai bagian dari upaya bersama menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba.KMN-Zai

