HANI 2026 di Binjai: Dua Juru Parkir Positif Narkoba, BNN Tegaskan Pencegahan dan Rehabilitasi Jadi Prioritas
KitaMonitor – BINJAI | Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menemukan dua juru parkir (jukir) positif narkotika saat menggelar tes urine dalam rangkaian peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Lapangan Merdeka Binjai.
Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap kelompok masyarakat yang dinilai memiliki tingkat kerentanan tertentu terhadap penyalahgunaan narkotika.
Kepala Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Binjai, Devi Ariani, mengatakan sebanyak enam juru parkir mengikuti pemeriksaan urine.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan empat orang negatif penyalahgunaan narkotika, sementara dua orang berinisial TN (46) dan JI (55) terindikasi positif berdasarkan hasil tes urine,” ujar Devi Ariani, Senin (29/6/2026).
Ia menjelaskan, terhadap dua orang yang hasil pemeriksaannya positif akan dilakukan tindak lanjut sesuai prosedur yang berlaku di lingkungan BNN.
“Hasil tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku sebagai bagian dari upaya penanganan dan pencegahan penyalahgunaan narkotika,” katanya.
Sementara itu, empat juru parkir yang dinyatakan negatif menerima sertifikat bebas narkoba sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka menjaga diri dari penyalahgunaan narkotika. Mereka juga diberikan uang saku oleh panitia.
Menurut Devi, kegiatan deteksi dini melalui tes urine merupakan salah satu langkah preventif yang rutin dilakukan BNN untuk memperkuat upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan narkotika sekaligus mengedepankan pendekatan pencegahan melalui pemeriksaan dini kepada kelompok masyarakat yang memiliki tingkat kerentanan tertentu,” jelasnya.
Sebelumnya, peringatan HANI 2026 di Kota Binjai juga diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan sosial, di antaranya lomba mewarnai bagi anak-anak serta bazar UMKM yang digelar BNNK Binjai bersama Pemerintah Kota Binjai di Lapangan Merdeka.
Kepala BNNK Binjai, Ucok Ferry, menegaskan bahwa HANI menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Perang melawan narkoba bukan hanya menjadi tugas BNN maupun aparat penegak hukum. Seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga keluarga dan lingkungan agar terbebas dari ancaman narkotika,” tegas Ucok Ferry.
Ucok juga mengingatkan masyarakat bahwa BNNK Binjai membuka layanan rehabilitasi melalui Klinik Pratama BNNK Binjai bagi penyalahguna narkotika yang ingin pulih dan kembali menjalani kehidupan secara sehat dan produktif.
Ia menegaskan, semangat HANI 2026 sejalan dengan upaya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh melalui Gerakan Ananda Bersinar sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Indonesia Emas 2045.KMN-Nasti

