Dermawan Pengusaha Sakti Cafe Serahkan CCTV ke BPBD Binjai, Rudi Iskandar: Ini Mata Tambahan untuk Keselamatan Warga
KitaMonitor – BINJAI | Upaya memperkuat sistem deteksi dini bencana di Kota Binjai mendapat dukungan dari kalangan pengusaha. Seorang pengusaha asal Medan, Harman Sihombing, menyerahkan bantuan kamera pengawas atau CCTV kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, Minggu (27/9/2026).
Bantuan tersebut diserahkan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya KM 19, dan diterima langsung Kalaksa BPBD Kota Binjai, Rudi Iskandar Baros, S.T.
CCTV itu nantinya akan dimanfaatkan sebagai salah satu perangkat pendukung pemantauan kondisi di sejumlah titik yang dinilai rawan bencana. Kehadiran kamera pengawas diharapkan dapat membantu petugas memperoleh informasi lebih cepat ketika terjadi potensi maupun kejadian bencana.
Harman Sihombing, pengusaha Sakti Cafe, mengaku tergerak memberikan bantuan setelah melihat langsung aktivitas BPBD Binjai yang dinilainya cukup responsif dalam menangani berbagai kondisi kebencanaan.
“Saya melihat Kalaksa BPBD sangat peduli terhadap keselamatan warga Kota Binjai. Beliau bersama jajaran selalu sigap, cepat dan tanggap ketika bencana datang. Itu yang membuat saya tergerak untuk ikut membantu,” ujar Harman.
Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar pemberian perangkat, tetapi bentuk kepedulian masyarakat dan dunia usaha terhadap upaya menjaga keselamatan warga, terlebih menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat memicu bencana.
“CCTV ini mudah-mudahan bisa membantu dan meringankan tugas BPBD, khususnya dalam melakukan pemantauan dan deteksi dini di sejumlah lokasi yang rawan. Ke depan saya juga akan mengajak rekan-rekan sejawat untuk bersama-sama membantu,” katanya.
Tak berhenti pada bantuan CCTV, Harman juga menyampaikan rencana menggandeng sejumlah pengusaha lainnya untuk mendukung pengembangan sistem peringatan dini di Kota Binjai, termasuk perangkat suara peringatan yang dapat digunakan ketika terjadi kondisi darurat.
“Saya akan menggandeng rekan-rekan sejawat untuk membantu BPBD Binjai membuat sistem suara peringatan deteksi bencana ke depannya. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Kota Binjai Rudi Iskandar Baros, S.T., menyampaikan apresiasi atas kepedulian tersebut. Menurutnya, penanganan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan dan kepedulian dari Pak Harman Sihombing. CCTV ini akan menjadi tambahan bagi BPBD dalam melakukan pemantauan, khususnya di titik-titik yang memiliki potensi kerawanan bencana,” kata Rudi.
Rudi menegaskan, kecepatan memperoleh informasi menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan bencana. Dengan dukungan teknologi serta partisipasi masyarakat, BPBD diharapkan dapat melakukan langkah lebih cepat ketika muncul tanda-tanda potensi bencana.
“Bagi kami, ini bukan hanya soal bantuan berupa CCTV. Yang jauh lebih penting adalah kepedulian dan semangat bersama untuk menjaga keselamatan masyarakat. Semakin cepat informasi kami terima, semakin cepat pula langkah yang dapat kami lakukan di lapangan,” tegasnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga sistem mitigasi serta kesiapsiagaan bencana di Kota Binjai semakin baik.
“BPBD tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan semua pihak. Mudah-mudahan kepedulian seperti ini menjadi energi positif dan menginspirasi pihak lainnya untuk bersama-sama membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih kuat,” pungkas Rudi.KMN-Nasution

