AKP M. Firdaus Dalami Motif Pembuangan Bayi di Binjai Kota, Rekaman CCTV Jadi Kunci Ungkap Pelaku
KitaMonitor – BINJAI | Kanit Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Binjai Kota terus mengintensifkan penyelidikan kasus penemuan jasad bayi laki-laki yang ditemukan di lokasi pembuangan sampah di Jalan Aiptu Radiman, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Minggu (26/7/2026). Selain memburu pelaku, penyidik kini fokus mengungkap motif di balik aksi yang diduga dilakukan secara sengaja tersebut.
Sejumlah langkah penyelidikan telah dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, pengamanan barang bukti, hingga penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur keluar masuk pelaku sebelum membuang jasad bayi.
Kanit Reskrim Polsek Binjai Kota AKP M. Firdaus, S.H. menegaskan, penyidik tidak hanya berupaya mengidentifikasi pelaku, tetapi juga menyusun rangkaian peristiwa secara utuh untuk mengetahui kapan bayi dilahirkan, bagaimana bayi tersebut bisa berada di lokasi pembuangan sampah, serta apakah terdapat pihak lain yang turut terlibat.
“Penyelidikan kami tidak hanya berfokus pada siapa pelakunya, tetapi juga bagaimana kronologi sebenarnya hingga bayi itu ditemukan di lokasi tersebut. Semua fakta di lapangan sedang kami rangkai, mulai dari hasil olah TKP, keterangan saksi, rekaman CCTV, hingga hasil visum dan autopsi. Seluruh alat bukti itu akan menjadi dasar dalam mengungkap identitas maupun motif pelaku,” ujar AKP M. Firdaus, mewakili Kapolsek Binjai Kota.
Menurutnya, tim penyidik telah memetakan sejumlah titik CCTV di sekitar lokasi penemuan dan kawasan yang diduga menjadi akses menuju tempat pembuangan. Rekaman tersebut sedang dianalisis untuk mengetahui aktivitas yang mencurigakan sebelum jasad bayi ditemukan warga.
Selain itu, penyidik juga masih membuka kemungkinan adanya saksi lain yang belum memberikan keterangan. Karena itu, polisi mengajak masyarakat yang melihat aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi maupun mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada penyidik, sekecil apa pun informasi tersebut. Bisa jadi ada warga yang melihat seseorang berhenti di lokasi atau mengetahui kejadian sebelum bayi ditemukan. Keterangan itu sangat berarti dalam mempercepat proses pengungkapan kasus ini. Kami memastikan penyelidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sampai tuntas sehingga pelaku dapat segera dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
AKP M. Firdaus menambahkan, tindakan membuang bayi merupakan perbuatan yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Oleh karena itu, Polsek Binjai Kota berkomitmen mengusut perkara tersebut secara maksimal dengan berkoordinasi bersama berbagai pihak, termasuk tim medis forensik.
Saat ini, jasad bayi telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk menjalani visum dan autopsi. Hasil pemeriksaan forensik nantinya diharapkan dapat memberikan petunjuk tambahan mengenai penyebab kematian, kondisi bayi saat dilahirkan, hingga memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan yang sedang berlangsung.KMN-Zai

