KitaMonitor – BINJAI | Baru pertama kali, Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Binjai berani mengambil gebrakan terbaru mengundang seluruh Insan Pers se-Kota Binjai duduk bersama dalam kegiatan Cofee Morning di halaman parkir Pemko Binjai.(15/1/2026).
Dibawah kepemimpinan yang baru dilantik beberapa hari lalu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Binjai, Muhammad Ikhsan Siregar, SH, MH, membuka acara tersebut dengan sambutannya yang penuh semangat.
Dikesempatan ini, Ikhsan menyampaikan pentingnya kebersamaan dan keharmonisan antara pemerintah dan insan pers.
“Kami ingin merajut kebersamaan dan menghindari adanya jarak antara kami dan rekan-rekan pers. Kita semua harus bekerja sama untuk mewujudkan program-program yang ada di Kota Binjai,” ujar Ikhsan, yang baru saja dilantik pada 8 Januari 2026.
Ada dua program unggulan yang banyak dinanti insan pers kota binjai dan akan diperjuangakan oleh Dinas Kominfo, yaitu Ujian Kompetisi Wartawan (UKW) dan pelatihan komunikasi untuk jurnalis.
“Kami berusaha mencari solusi untuk mewujudkan program ini meski dengan anggaran terbatas,” kata Ikhsan, sembari mengajak para wartawan untuk terus mendukung keberhasilan program-program pemerintah.
Terlihat turut hadir, Asisten I, Putri Syawal Sembiring, Asisiten II, Joko Waskitono dan Asisten III, Eka Edy Syahputra, salasatu perwakilan dari Asisten II, Joko Waskitono, mewakili Sekda Kota Binjai, juga menyampaikan pentingnya peran media dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di kota. Menurutnya, isu-isu penting seperti pengendalian inflasi, penurunan angka stunting, dan penguatan UMKM membutuhkan dukungan dari semua pihak, termasuk media.
“Media harus menyampaikan pemberitaan yang objektif dan berimbang, memberikan edukasi publik, serta menjadi mitra konstruktif bagi pemerintah,” ungkap Joko.
Masyarakat juga diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang jelas terkait kebijakan pemerintah, serta kritik yang membangun untuk memperbaiki pelayanan publik.
“Pemberitaan yang produktif akan menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sesi diskusi dalam acara Coffee Morning juga memberikan kesempatan bagi para wartawan untuk menyampaikan berbagai kendala yang mereka hadapi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Salah satunya adalah kesulitan dalam mendapatkan narasumber yang sulit dijangkau. Pohan, seorang wartawan, mengungkapkan, “Terkadang kami mengalami kesulitan menghubungi narasumber untuk konfirmasi, dan kami berharap Kominfo bisa memfasilitasi proses ini.”
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kominfo, Ikhsan Siregar, dengan tegas menyatakan kesiapan untuk membuka jalur komunikasi yang lebih baik.
“Kami siap setiap saat untuk memberikan konfirmasi dan fasilitasi, demi kelancaran pemberitaan yang seimbang,” jawab Ikhsan, yang berkomitmen menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan media.
Saran dan Dukungan untuk Program Media
Selain itu, perwakilan PWI Kota Binjai, Wardika, turut memberikan masukan mengenai pentingnya kegiatan advokasi dan pelatihan bagi wartawan.
“Kami mengapresiasi dua program utama yang sudah disampaikan, tetapi kami juga berharap ada kegiatan pelatihan lebih lanjut untuk meningkatkan keterampilan jurnalis di lapangan,” ungkap Wardika. Ia juga mengusulkan diadakannya lomba jurnalistik untuk mengasah kemampuan wartawan dalam memproduksi karya yang berkualitas.
Menanggapi hal ini, Ikhsan Siregar berjanji akan memperjuangkan anggaran untuk program-program pelatihan jurnalistik dan kegiatan advokasi.
“Kami akan menyiapkan anggaran melalui APBD dan CSR untuk mendukung program ini. Saya berharap seluruh media menyampaikan proposal tertulis agar program bisa segera dijalankan dan disetujui pimpinan serta DPRD. Tujuannya jelas, agar pemberitaan lebih profesional, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.” ujarnya.KM-Andy
