Wakil Walikota Binjai Hasanul Jihadi, S.H., S.Sos., M.Kn beri bantuan langsung kewarga yang terdampak puting beliung didampingi Kalaksa BPBD Rudi Iskandar Baros.ST
KitaMonitor – BINJAI | Pemerintah Kota Binjai bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana angin puting beliung yang terjadi pada Jumat, 27 Februari 2026 di Kecamatan Binjai Utara. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami kerusakan rumah akibat bencana alam tersebut.
Bantuan yang disalurkan berupa material bangunan seperti seng dan kayu, serta paket sembako guna membantu meringankan beban masyarakat dalam memperbaiki rumah yang rusak. Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat mempercepat proses pemulihan kondisi warga yang terdampak. Rabu, (11/3/2026).
Penyaluran bantuan dilaksanakan di sejumlah kelurahan di Kecamatan Binjai Utara, yakni Kelurahan Jati Karya, Kelurahan Kebun Lada, Kelurahan Cengkeh Turi, dan Kelurahan Jati Utomo. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga memastikan kondisi warga sekaligus melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan yang terjadi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, Rudi Iskandar Baros, S.A.P., yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Binjai kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah. Atas nama Pemerintah Kota Binjai, saya mewakili Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdampak bencana tidak dibiarkan menghadapi kondisi ini sendirian,” ujar Rudi.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau kondisi masyarakat pascabencana agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.
“Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap warga yang terdampak. Pemerintah Kota Binjai berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika warga sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana,” katanya.
Lebih lanjut, Rudi juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana alam lainnya yang dapat terjadi sewaktu-waktu, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
“Bencana bukan hanya angin puting beliung saja. Ada potensi bencana lain seperti banjir maupun pohon tumbang yang bisa terjadi kapan saja. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta proaktif dalam menjaga lingkungan dan melaporkan jika terjadi potensi bahaya,” jelasnya.
Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam meminimalisir dampak bencana. Oleh sebab itu, BPBD Kota Binjai terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan terhadap potensi bencana di wilayah masing-masing.
“Kami berharap masyarakat dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam upaya mitigasi bencana. Dengan kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian antarwarga, kita dapat menghadapi berbagai kemungkinan bencana serta membangun kembali Kota Binjai menjadi lebih kuat dan tangguh,” tutup Rudi.KMN-Zai
