KitaMonitor, BINJAI – Lubang yang menganga di Jalan Perintis Kemerdekaan , Kelurahan Pahlawan Kecamatan Binjai Utara akhirnya di tambal tengah malam usai diberitakan.
Lubang tersebut sempat dipasangin plang protes oleh masyarakat setempat mengingat lalu lalang kendaraan yang padat, agar terlihat pengguna jalan.
Terlihat, lubang itu sudah ditambal dengan semen beton.
“Kemarin ditutup pakai semen,” ujar Yuli warga sekitar, Senin (19/1/2026).
Lanjut Yuli, pekerja yang menambal jalan berlubang itu bekerja tengah malam.
“Kami gak tau siapa orangnya, tapi sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Yuli.
Namun lubang yang menganga ini gak seluruhnya ditambal. Artinya ada beberapa titik lubang lainnya yang masih menganga.
Dikabarkan sebelumnya masyarakat yang bertempat tinggal disepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, kesal atas jalan yang berlubang yang menganga dibeberapa titik.
Hasilnya masyarakat pun melampiaskan kekesalannya dengan mendirikan plang protes dilubang yang menganga tersebut.
Amatan wartawan, plang itu bertuliskan “Dinas PU Kota Binjai banyak jalan berlubang sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan apa kerja kalian Dinas PU Binjai”.
Akibat jalan yang berlubang ini, beberapa pengendara sepeda motor pun menjadi korban.
Sedangkan itu, Kepala Dinas PUTR Binjai Wahyu Umara saat dikonfirmasi mengaku akan melakukan pengecekan ke lapangan terkait jalan berlubang di Jalan Perintis Kemerdekaan.
“Coba akan saya cek data dikantor dan lapangan. Berhubung saya tiga hari ini masih ada urusan di rumah sakit. Terima kasih atas pengertiannya,” kata Wahyu.
Sementara itu Pengamat Sosial Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN) Institute, Abdul Rahim Daulay, menilai aksi warga yang memasang plang protes di Jalan Perintis Kemerdekaan, merupakan bentuk kritik keras terhadap Pemerintah Kota Binjai, khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU).
“Tindakan warga tersebut mencerminkan akumulasi kekecewaan akibat kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Akan tetapi belum mendapat penanganan serius. Jalan yang rusak dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan para pengendara.
Nyawa masyarakat harus diutamakan dengan perbaiki jalan berlubang,” ujar Rahim.
Rahim pun menegaskan bahwa infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi urat nadi aktivitas ekonomi serta sosial warga.
Oleh karena itu, perbaikan jalan seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Rahim juga menyoroti peran Kepala Dinas PU Binjai yang baru menjabat.
“Saya menilai seharusnya pejabat tersebut segera turun langsung ke lapangan untuk mendata seluruh ruas jalan rusak di Kota Binjai, sejalan dengan instruksi Wali Kota Binjai yang menekankan fokus pada perbaikan infrastruktur. Jangan sampai pemerintah baru bergerak setelah muncul aksi protes atau sorotan publik,” tutup Rahim.KMN-red.
